Artikel
Material Longsor Dari Gunung Tutup Bahu Jalan Lintas Palibelo
Pemdesteke.web.id | Tim opsidesa teke|.- Material longsoran Dari Gunung berupa bebatuan Dan pasir sebagai akibat 7 jam hujan yang terus terjadi hingga Minggu malam, telah menutup sejumlah akses jalan di wilayah Palibelo Kabupaten Bima.
"Selain Persawahan penduduk yang ditutupi material dan dibawa banjir, sejumlah akses jalan di beberapa titik desa itu juga tertutup timbunan bebatuan Dan Pasir," kata Camat Palibelo Drs Darwis, Minggu (17/03/2019).
Lanjut camat palibelo menyebut, salah satu titik ruas jalan yang tertimbun material longsoran, yaitu berada di lintasan Desa teke menuju Ntonggu, ragi, Nata dan roi beberapa titik . Meskipun lintasan ini bukan menjadi satu-satunya akses utama di seputaran palibelo itu, namun sudah mengganggu sejumlah penguna jalan yang melakukan aktifitasnya.
Pada saat dilanda guyuran hujan, sekarang sedang kita koordinasi untuk penanganan darurat karena badan jalan sepanjang lintas palibelo tertimbun material longsor gunung,” kata.Drs Camat Palibelo.
Senada yang di sampaikan oleh Sekdes Teke , Nurhayati S. Sos, Ruas jalan lintas palibelo ( Desa Teke ) yang menghubungkan antara desa desa itu kerap tertimbun longsor saat terjadinya intensitas hujan tinggi, bahkan sepanjang tahun ini telah terjadi berkali kali tertimbun longsor karena ruas jalan berada di desa Teke, Nata, Ntonggu, Dan beberapa desa di wilayah palibelo bahan material dari pegunungan dengan kontruksi tanah yang labil Mengakibatkan material terus di bawa air dari arah gunung ke bahu bahu jalan sapanjang lintas palibelo
“Ruas jalan penghubung Antara desa desa itu memang sering terjadi longsor arus air dari gunung sangat deras sehinga material dari gunung terbawa arus sehinga ruas jalan di desa teke, nata Dan beberapa desa lainya ikut tertutup oleh material tersebut." Kata Camat Palibelo Drs. Darwis (Opensidesa/ Bram Pajarewo )