Artikel
Musyarawah Petani Dan Pemerintah Menghasilkan keputusan bersama.
Desateke.web.id - Acara musyawarah oleh pemerintah dan masyarakat tani setempat merupakan ajang musyawarah antara petani dengan pemerintah untuk menentukan dan menyepakati waktu dimulainya turun sawah atau musim tanam. Musyawarah tersebut, berlangsung di aula kantor desa Teke Kamis, (26/11/2020).
Kades Teke Hidayat, S Sos, M. Si saat membuka acara tersebut mengatakan, musyawarah memiliki arti yang cukup strategis karena bertujuan dan berfungsi mempertemukan usulan dari para petani (Button Up) serta usulan dari atau pemerintah (Top Down) dalam rangka mewujudkan rumusan pola tanaman yang produktif, efektif dan efesien sekaligus menentukan musim tanam.
“Dalam bermusyawarah, ciptakan kebersamaan. Dalam musyawara dan mufakat."
Lebih lanjut Hidayat S Sos, M.Si mengingatkan agar senantiasa mengikuti perkembangan dan jangan abaikan perubahan alam dan taati serta laksanakan secara menyeluruh dengan penuh keikhlasan agar segala rumusan dan kesepakatan bersama ini pada MT. 2020/2021 dan MT. 2020 lebih produktif.
Dalam musyawara tersebut menghasilkan beberapa kesepakatan di antaranya
1. Hari Senin tanggal 07 /12/ 2020 mulai nya mengerjakan pembajakan sawah dan tanam bibit, Dan yang ke, 2. Upah traktor : 900. Satu heaktar, 3. Upah laki : 65, 4. Upah wanita: 65 ini yang menjadi kesepakatan bersama dalam musyawarah tersebut dan turut dihadiri kepala desa Teke , ketua BPD Teke, LPMD dan para petani serta Kepala BPP kecamatan palibelo, Bhabinkamtibmas, bhabinsa ikut hadir dalam musyawara tersebut (OpSIDesa Teke).